DPRD Sukabumi Bahas Transformasi BPR Jadi Perseroda, Dorong Penguatan UMKM

- Admin

Kamis, 13 Maret 2025 - 07:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

DPRD Sukabumi bahas transformasi BPR Sukabumi menjadi Perseroda, fokus pada penguatan UMKM dan peningkatan PAD. | Humas DPRD

DPRD Sukabumi bahas transformasi BPR Sukabumi menjadi Perseroda, fokus pada penguatan UMKM dan peningkatan PAD. | Humas DPRD

FORUM SUKABUMI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-8 Tahun Sidang 2025 pada Rabu (12/3/2025) di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi.

Rapat ini membahas tanggapan Bupati Sukabumi terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait perubahan nomenklatur dan badan hukum Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR Sukabumi menjadi PT. Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi (Perseroda).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP., didampingi oleh Wakil Ketua II H. Usep dan Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf, SM. Turut hadir Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, MM, beserta Wakil Bupati H. Andreas, SE, anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Sukabumi, serta tamu undangan lainnya.

Transformasi BPR Sukabumi untuk Penguatan Ekonomi Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menegaskan bahwa perubahan badan hukum BPR Sukabumi menjadi Perseroda bertujuan untuk meningkatkan pelayanan perbankan, khususnya bagi UMKM, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Transformasi ini mencakup revisi peraturan daerah yang memungkinkan partisipasi masyarakat dan swasta, peningkatan kualitas SDM, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam operasional perbankan,” ujar Bupati Asep Japar.

Selain itu, perubahan ini diharapkan dapat menjadikan Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi sebagai BUMD yang lebih kompetitif dan berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Fokus pada Kredit UMKM dan Tata Kelola yang Baik

Bupati Sukabumi juga menyoroti bahwa prioritas utama bank daerah ini adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURD) bagi pelaku UMKM, dengan opsi sistem perbankan syariah. Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk menciptakan regulasi yang inklusif dan transparan, serta memperkuat pengawasan untuk memastikan Good Corporate Governance (GCG) diterapkan secara efektif.

Menanggapi berbagai masukan dari fraksi-fraksi DPRD, Bupati menegaskan bahwa peningkatan pengelolaan bank, evaluasi berkala, serta mitigasi risiko akan menjadi perhatian utama. Fokus juga diberikan pada penanganan Non-Performing Loan (NPL) guna memastikan kesehatan keuangan bank tetap stabil.

Penugasan Komisi III untuk Membahas Raperda

Dalam rapat ini, DPRD Kabupaten Sukabumi juga mengumumkan penetapan Komisi III sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pembahasan lebih lanjut mengenai Raperda perubahan nomenklatur dan badan hukum BPR Sukabumi.

Keputusan ini merupakan hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang digelar pada 27 Februari 2025. Ketua DPRD, Budi Azhar Mutawali, menyatakan harapannya agar pembahasan Raperda dapat berjalan komprehensif dan tepat waktu sesuai dengan target Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025.

“Dengan perubahan ini, diharapkan Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi dapat lebih berdaya saing dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat
Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:54 WIB

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:43 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:34 WIB

KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Cisolok punya potensi besar dari wisata, geotermal, pertanian hingga perikanan.

Diskominfosan

Bukan Cuma Pantai, Cisolok Ternyata Punya Potensi Ekonomi Seluas Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:07 WIB