DPMD Sukabumi Gaet Patriot Desa, Dorong Pembangunan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

- Admin

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forumsukabumi.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi mengadakan pertemuan koordinasi dengan para Patriot Desa Jawa Barat 2025, bertempat di Aula DPMD, Jalan Bhayangkara, Palabuhanratu, pada Rabu (8/1/2025).

Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi dan strategi dalam menjalankan program pemberdayaan desa di wilayah Sukabumi.

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Gun Gun Gunardi, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Andriansyah, dan Sub Koordinator Bidang PM, menyambut langsung kehadiran 10 Patriot Desa bersama seorang koordinator.

Para patriot ini dijadwalkan bertugas di 20 desa yang tersebar di enam kecamatan sepanjang tahun 2025.

Menurut Gun Gun, program Patriot Desa merupakan bagian dari Gerakan Membangun Desa (GERBANG DESA) yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Program ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat desa melalui peran pemuda sebagai agen perubahan.

“Patriot Desa bertugas sebagai komunikator, integrator, dan akselerator dalam mengelola potensi desa di berbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, dan lingkungan. Harapannya, mereka mampu menginisiasi berbagai kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa,” jelas Gun Gun.

Selain itu, ia menekankan bahwa tujuan utama dari program ini adalah menciptakan desa yang mandiri dan berkelanjutan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Andriansyah menambahkan pentingnya publikasi kegiatan dan potensi desa sebagai bagian dari pendampingan Patriot Desa. Menurutnya, publikasi akan meningkatkan eksposur terhadap potensi lokal dan hasil kerja para patriot kepada masyarakat luas.

Di sisi lain, Koko Muhamad selaku Koordinator Patriot Desa Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa fokus utama dari program ini adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) ketimbang infrastruktur atau dana.

“Patriot Desa diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dan memfasilitasi kolaborasi dengan konsep pentahelix, yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media,” ujar Koko.

Dengan dimulainya penugasan Patriot Desa di Sukabumi tahun ini, diharapkan pembangunan desa dapat lebih terarah, mandiri, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.***

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Raih Predikat Kabupaten Layak Anak
Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark
Bupati Sukabumi Tegaskan CPUGGp sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan yang Diakui Dunia
Peringatan Hari OTDA XXX, Bupati Tegaskan Penguatan Komitmen untuk Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Wabup Sukabumi Tegaskan GICC Jadi Sarana Strategis Bangun Umat dan Kerukunan
Bupati Sukabumi Tinjau Samsat Cibadak, Apresiasi Kebijakan Gubernur Jabar Permudah Perpanjangan STNK
Diarpus Sukabumi Sosialisasikan Perlindungan Arsip, Tekankan Peran Strategis dalam Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:11 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Raih Predikat Kabupaten Layak Anak

Selasa, 28 April 2026 - 09:04 WIB

Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark

Senin, 27 April 2026 - 16:59 WIB

Bupati Sukabumi Tegaskan CPUGGp sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan yang Diakui Dunia

Senin, 27 April 2026 - 16:49 WIB

Peringatan Hari OTDA XXX, Bupati Tegaskan Penguatan Komitmen untuk Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Sabtu, 25 April 2026 - 23:14 WIB

Wabup Sukabumi Tegaskan GICC Jadi Sarana Strategis Bangun Umat dan Kerukunan

Berita Terbaru

CPUGGp kembali raih green card UNESCO. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:04 WIB

error: Content is protected !!