Dedi Mulyadi Dituding Langgar Hak Anak, Balas Santai: “Mungkin Cari Perhatian”

- Admin

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi soal laporan ke Bareskrim: “Mungkin mereka cari perhatian.” | instagram/dedimulyadi71

i

Dedi Mulyadi soal laporan ke Bareskrim: “Mungkin mereka cari perhatian.” | instagram/dedimulyadi71

FORUM SUKABUMI – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi santai laporan pidana yang diajukan oleh seorang wali murid, Adhel Setiawan, ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut berkaitan dengan kebijakan pendidikan bergaya barak militer bagi siswa bermasalah yang diterapkan oleh Dedi.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 7 Juni 2025, Dedi menyatakan bahwa kritik maupun langkah hukum terhadap dirinya tidak perlu dihadapi dengan emosi.

“Berbagai upaya yang diarahkan pada diri saya baik kritik, saran, bully, nyinyir, atau upaya mempidanakan diri saya, enggak usah ditanggapi dengan emosi,” ucap pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi itu.
“Mungkin mereka lagi mau mencari perhatian,” tambahnya.

Diketahui, Adhel Setiawan melaporkan Dedi Mulyadi ke Bareskrim Polri pada Kamis, 5 Juni 2025. Ia menuding program barak militer tersebut sebagai bentuk pelanggaran hak anak dan melanggar Pasal 76H dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Dedi Mulyadi ini kami anggap melaksanakan negara kekuasaan,” ujar Adhel.
Selain ke polisi, laporan juga telah diajukan ke Komnas HAM pada 8 Mei 2025.

Menanggapi tudingan tersebut, Dedi menegaskan kesiapannya menghadapi berbagai serangan terhadap kepemimpinannya. Ia juga mengimbau agar publik tidak buru-buru menghakimi pemimpin yang mengambil tindakan.

“Kalau mentalnya kayak saya enggak ada masalah. Tapi kalau mentalnya lemah, orang di Indonesia ini tidak akan ada yang mau ngurusin orang lain,” tegasnya.***

Berita Terkait

Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa
Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan
Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak
Menteri P2MI Jelaskan Dua Tugas Utama: Lindungi TKI dan Buka Peluang Kerja Global
Jokowi Klarifikasi Soal Kondisi Wajah: Bukan Sakit Serius, Hanya Alergi Cuaca
Prabowo Ambil Alih Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut, Keputusan Final Segera Diambil
Ekonomi Tak Adil dan Lemahnya Akses Hukum, Warga Miskin Masih Terpinggirkan
Viral! Pria Cianjur Ngaku Disiksa dan Salah Tangkap, Minta Tolong ke Dedi Mulyadi

Berita Terkait

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:24 WIB

Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:46 WIB

Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:30 WIB

Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak

Minggu, 29 Juni 2025 - 18:20 WIB

Menteri P2MI Jelaskan Dua Tugas Utama: Lindungi TKI dan Buka Peluang Kerja Global

Jumat, 27 Juni 2025 - 16:56 WIB

Jokowi Klarifikasi Soal Kondisi Wajah: Bukan Sakit Serius, Hanya Alergi Cuaca

Berita Terbaru

Pemerintahan

Disbudpora Sukabumi Data Penemuan Koin Kuno di Pantai Ujunggenteng

Sabtu, 16 Agu 2025 - 19:29 WIB

Pemerintahan

Disperkim Aspal Jalan Lingkungan di Sukatani, Warga Sambut Antusias

Jumat, 15 Agu 2025 - 19:19 WIB

error: Content is protected !!