FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mempercepat proses pemulihan bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Upaya tersebut meliputi pemulihan administrasi kependudukan, penyaluran bantuan, hingga persiapan rehabilitasi rumah bagi para penyintas.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, saat meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak pada Senin (27/7/2026) malam.
Menurutnya, pemerintah memprioritaskan penyelesaian dokumen kependudukan yang hilang akibat kebakaran. Seluruh pendataan administrasi telah dirampungkan, termasuk pencetakan Kartu Keluarga (KK), sementara Kartu Tanda Penduduk (KTP) dijadwalkan segera diserahkan kepada warga.
Selain itu, pendataan rekening penerima bantuan bersama Bank BJB juga telah selesai. Dengan demikian, proses penyaluran bantuan, termasuk bantuan yang direncanakan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dapat segera direalisasikan.
“Alhamdulillah seluruh pendataan administrasi sudah selesai. KK sudah dicetak, KTP besok akan diberikan kepada warga. Pendataan rekening juga sudah rampung sehingga bantuan bisa segera disalurkan,” ujar H. Andreas.
Ia menambahkan, kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat masih terpenuhi. Bantuan logistik, khususnya bahan pangan, dinilai mencukupi sehingga pemerintah kini mulai memusatkan perhatian pada tahap rehabilitasi dan pemulihan pascabencana.
Wabup menjelaskan, percepatan penanganan bencana merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari Forkopimcam Cisolok, BPBD, Dinas Sosial, Disdukcapil, DPMD, tenaga kesehatan, para jaro, sesepuh adat, hingga para relawan yang terus mendampingi masyarakat sejak awal kejadian.
“Semua unsur bergerak bersama. Alhamdulillah penanganan berjalan baik dan tim untuk tahap pemulihan juga sudah disiapkan,” katanya.
Terkait pembangunan kembali rumah warga, pemerintah telah menyelesaikan pendataan seluruh bangunan yang terdampak. Namun, pelaksanaan rehabilitasi masih menunggu keputusan pihak Kasepuhan mengenai mekanisme serta lokasi pembangunan agar tetap sesuai dengan ketentuan dan nilai-nilai adat yang berlaku.
Sementara itu, kondisi para penyintas dilaporkan terus membaik. Trauma yang sempat dialami sebagian warga mulai berangsur pulih berkat pendampingan tenaga kesehatan yang tetap bersiaga di lokasi.
“Alhamdulillah kondisi warga sehat. Memang sempat ada trauma beberapa hari lalu, tetapi sekarang sudah mulai pulih. Puskesmas juga terus siaga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan akan terus mengawal proses pemulihan hingga masyarakat Kampung Adat Ciptamulya dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.***








Komentar