FORUM SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengapresiasi jajaran Polres Sukabumi Kota atas terselenggaranya rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga kondusivitas wilayah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal itu disampaikan Wabup saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Aula Rekonfu Polres Sukabumi Kota, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan mengingat wilayah hukum Polres Sukabumi Kota berbatasan langsung dengan Kabupaten Sukabumi. Karena itu, ia meminta sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPBD untuk proaktif berkoordinasi dengan kepolisian.
Ia menjelaskan, beberapa langkah penting yang perlu dilakukan antara lain memantau titik-titik rawan kemacetan serta mengantisipasi potensi bencana alam seperti longsor dan pohon tumbang. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan jalur utama maupun jalur alternatif selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Operasi Ketupat bukan hanya soal pengamanan lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, Wabup juga menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk menyiagakan pos kesehatan serta tim medis di sejumlah titik keramaian dan pos pengamanan guna menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ia juga meminta perangkat daerah terkait untuk aktif memantau ketersediaan bahan pokok di pasar serta menjaga stabilitas harga agar tetap terkendali hingga Hari Raya Idulfitri.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan kemudahan bagi kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan menjadi momen yang menyenangkan bagi masyarakat Kabupaten maupun Kota Sukabumi.
Rakor lintas sektoral tersebut turut dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, instansi vertikal, serta perangkat daerah terkait.***






