Rika Yulistina Prioritaskan Perlindungan Anak dalam Reses di Citepus

- Admin

Minggu, 21 September 2025 - 19:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

FORUM SUKABUMI — Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, Rika Yulistina, menegaskan bahwa isu perlindungan anak menjadi fokus utama perjuangannya di parlemen. Hal itu disampaikan saat melaksanakan Reses di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Minggu (21/9/2025).

Dalam dialog bersama konstituen, Rika menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga persoalan anak dan perempuan. Ia menyoroti masih maraknya kasus kekerasan dan rudapaksa terhadap anak di bawah umur yang membutuhkan penanganan serius.

“Alhamdulillah, sekarang sudah ada rumah aspirasi yang membuka akses bagi masyarakat. Beberapa kasus sudah ditangani, dan kami melakukan pendampingan penuh terutama bagi anak-anak dan perempuan korban kekerasan,” ujarnya.

Rika menekankan, penanganan korban tidak cukup hanya melalui jalur hukum, tetapi juga harus memperhatikan pemulihan mental. Menurutnya, trauma healing penting agar anak-anak dapat kembali bangkit tanpa terbebani trauma jangka panjang.

Selain isu perlindungan anak, Rika juga menyoroti layanan kesehatan. Meski dinilai cukup baik, masih terdapat kendala teknis, khususnya dalam pergantian Kartu Indonesia Sehat (KIS) pada layanan BPJS yang memakan waktu lama.

“Kami juga membantu warga agar bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya. Beberapa kasus sudah kami kawal hingga pasien bisa pulang dengan tenang,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat, Rika Yulistina menegaskan komitmennya untuk menjadikan perlindungan anak dan perempuan sebagai isu utama perjuangan. Ia berharap kolaborasi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan tersebut.***

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan SOTK, Penguatan Urusan Pertanahan Jadi Sorotan
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan
KDM Sebut Warga Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Sukabumi Soroti Juknis Rumah Sakit
DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Raperda APBD 2027 dan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Jabar Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS
Hadiri Jampang Ngabhuana 3, Ketua DPRD Sukabumi Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:52 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan SOTK, Penguatan Urusan Pertanahan Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:20 WIB

KDM Sebut Warga Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Sukabumi Soroti Juknis Rumah Sakit

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Raperda APBD 2027 dan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Jabar Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS

Berita Terbaru