Kolaborasi Ditekankan, Sukabumi Genjot Layanan Kesehatan Lewat BPJS

- Admin

Rabu, 7 Mei 2025 - 18:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sekda Sukabumi tegaskan langkah serius Pemkab capai target UHC BPJS Kesehatan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Sekda Sukabumi tegaskan langkah serius Pemkab capai target UHC BPJS Kesehatan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) melalui program BPJS Kesehatan.

Penegasan ini disampaikan saat menghadiri Forum Komunikasi Semester I Tahun 2025 terkait pencapaian UHC, yang digelar di Kota Sukabumi pada Rabu (7/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ade menekankan pentingnya sinergi antarlembaga di lingkungan pemerintah daerah untuk mencapai cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang optimal.

Menurutnya, kolaborasi, kerja keras, dan koordinasi menjadi kunci dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Memperhatikan UHC berarti memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saat ini cakupan UHC di Kabupaten Sukabumi mencapai 97,24%, namun tingkat keaktifan peserta menurun menjadi 69,98%, padahal target tahun 2025 adalah 80%,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Sawal Sani Tarigan, menyebut forum ini memiliki peran strategis dalam mengejar target UHC.

Ia menjelaskan bahwa UHC adalah sistem jaminan kesehatan yang menjamin seluruh warga mendapat layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara adil dan terjangkau.

Hingga saat ini, terdapat 167 fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di Kabupaten Sukabumi, terdiri dari 11 faskes tingkat lanjutan, 137 faskes tingkat pertama, dan 19 faskes penunjang.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat
Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Berita Terbaru